Hampir 70% breakdown alat berat terjadi karena preventive maintenance yang terlewat — bukan karena kerusakan tiba-tiba. OPERION menjadwalkan PM otomatis, mencatat setiap pekerjaan mekanik, dan memberi Anda visibilitas penuh terhadap kondisi unit sebelum masalah terjadi di lapangan.

Sistem menjadwalkan PM 250h, 500h, dan 1000h secara otomatis saat HM mendekati batas — bukan saat mekanik ingat atau unit sudah bermasalah.
Unit bermasalah di lapangan? Tim mekanik merespons dalam 24 jam dengan diagnosa awal dan estimasi biaya yang transparan.
30 hari garansi untuk seluruh pekerjaan jasa dan sparepart OEM. Klien tidak perlu khawatir bayar dua kali untuk masalah yang sama.
Engine overhaul, repaint, refurbish kabin — unit tua bisa kembali ke performa optimal tanpa perlu beli unit baru.
Breakdown di proyek aktif ditangani dengan prioritas penuh. Downtime yang pendek lebih bernilai dari biaya mekanik malam hari.
Seluruh histori servis, biaya sparepart, dan jam mekanik tercatat per unit. Berguna untuk analisis TCO dan keputusan peremajaan aset.
Setiap tahap pekerjaan dicatat real-time di dashboard. Klien melihat status, foto progress, dan estimasi selesai — tanpa perlu tunggu laporan harian dari mekanik.
Tahap 1
Diterima & Diagnosa
Tahap 2
Estimasi Biaya
Tahap 3
Pembongkaran
Tahap 4
Menunggu Sparepart
Tahap 5
Perbaikan
Tahap 6
Pengecatan & Finishing
Tahap 7
Quality Control
Tahap 8
Selesai & Serah Terima
Sebelum pekerjaan dimulai, klien menerima estimasi biaya jasa dan sparepart. Tidak ada penambahan biaya tanpa persetujuan. Semua transaksi dan histori servis tercatat per unit — tersedia kapan pun Anda butuhkan untuk audit atau asuransi.
ops@operion.id · Respons < 30 menit jam kerja · 08.00–20.00 WIB